1.    Menarik perhatian

Ada ribuan foto yang kita lihat setiap saat. Foto yang lama menancap di kepala kita biasanya adalah foto yang mampu menyentuh sisi terdalam dari perasaan manusia, yaitu melalui pendekatan humor, drama atau sensasi
2.    Mempunyai subjek utama yang jelas
Subjek utama terlihat jelas dalam sebuah foto apabila terlihat BEDA dan menjadi pusat perhatian atau biasa disebut dengan istilah center of interest. Ada berbagai tekhnik untuk membuat subjek utama menjadi center of interest, seperti pembedaan kualitas cahaya, penggunaan warna, pematahan pola, focusing, framing, dan penempatan posisi subjek di foto.
3.    Fokus terhadap pesan yang ingin disampaikan
Pesan berupa gagasan dan pemikiran si fotografer adalah roh yang menyatukan semua elemen yang termuat dari sebuah foto. Agar audiens bisa menerima pesan yang ingin disampaikan dengan baik, maka foto harus mempunyai informasi yang cukup mengenai apa, siapa, dimana, kapan, mengapa, dan bagaimana inti cerita dalam foto tersebut, yang terkenal dengan rumus 5W+1H
4.     Tampil sederhana agar tidak mengacaukan perhatian
Kebanyakan foto gagal menjalankan fungsinya sebagai penyampai pesan karena terlalu banyak elemen visual tak penting yang ikut merekam, sehingga foto terlalu banyak muatan, yang justru akan menenggelamkan subjek utama.